Rabu, 12 November 2014

MELALUI HKN PARA MEDIS DITUNTUT BERIKAN PELAYANAN DENGAN KETULUSAN HATI



Rabu, 12 November 2014 - Wakil Bupati Sorong, Suko Hardjono, S,Sos.M,Si. Mengatakan bahwa suasana pelaksanaan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50 sebagai hari ulang tahun Emas, perkembangan program kesehatan di Kabupaten Sorong ada peningkatan yang mempunyai nilai positif terhadap pelayanan kesehatan, katanya.

Puncak peringatan HKN yang dipusatkan di Kabupaten Sorong merupakan apresiasi yang sangat baik dan positif dari semua pimpinan daerah se-Sorong Raya, tentu hal ini sangat menggembirakan, terutama tentang pelayanan, baik ditingkat perkotaan maupun tingkat pedesaan yang ada, khususnya juga dengan diberlakukannya Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang diharapkan bisa memberikan nilai positif terutama pelayanan gratis pada masyarakat, kata Wakil Bupati.

Wakil Bupati mengakui, meskipun program dari pemerintah pusat seperti BPJS sudah diturunkan kedaerah, namun kita disini pemerintah daerah juga sudah melakukan program-program kesehatan bagi seluruh masyarakat dilingkup pemerintahan ini seperti Jamkesmas dan Jamkesda, walaupun sebagian besar belum tersentuh secara keseluruhan dipelosok-pelosok , tapi kita tetap sambut dan dukung semua program dari pemerintah pusat tersebut, akunya.
Dengan demikian semua program-program yang ada ini merupakan satu nilai yang sangat positif tentang bagaimana sistim pelayanan yang diberikan pada seluruh masyarakat Indonesia secara khusus pada masyarakat di Kabupaten Sorong ini, karena kita tidak melihat dari sudut ekonomi masyarakat tersebut, tapi siapa saja masyarakat yang tidak mampu dan benar-benar membutuhkan jaminan kesehatan itu,ujarnya.
Oleh karena itu, melalui puncak peringatan HKN ini diharapkan kepada seluruh petugas-petugas kesehatan yang ada bisa termotivasi, menambah semangat dalam melaksanakan tugas dimanapun berada, kemudian dapat merubah paradigma lama, yang dalam arti harus bisa lebih proaktif ketika masyarakat itu membutuhkan pelayanan kesehatan  serta dapat memberikan pelayanan dengan segala ketulusan hati, agar masyarakat yang menerima pelayanan tersebut bisa segera sembuh, paparnya.
Tetapi masyarakat juga harus bisa menyadari akan arti pentingnya kesehatan itu, sehingga masyarakat juga harus berusaha menjaga kesehatannya, apalah artinya sosialisasi tentang kesehatan gencar-gecar dilakukan, tetapi tanpa adanya peranserta masyarakat untuk menjaga kesehatan dirinya, maka semua yang dilakukan oleh pemerintah daerah akan sia-sia, secara khusus bagi daerah-daerah yang ter-isolir, kata Wakil Bupati.
Oleh karena itu, sangat diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih, makan makanan yang bergizi dan lain sebagainya, supaya sosialisasi-sosialisasi yang kita lakukan dapat memberikan pemahaman ataupun pengetahuan dalam kemandirian  yang menyangkut kesehatan masyarakat secara individual, terang Wakil Bupati.