Aimas,
5 November 2014 – Sesuai dalam amanat Peraturan
Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 yang mengacu kepada laporan keuangan berbasi
akrual maka kita di daerah melalui SKPD yang ada harus mempersiapkan diri dalam
menghadapi SAP (Sistem Akuntansi Pemerintahan) di tahun 2015 mendatang, ujar
Wabup Sorong Suka Hardjono, S.Sos, M.Si di Aimas. “Ketika kita melakukan PP
Nomor 71 Tahun 2010 tersebut maka akan merubah paradigma yang lama
dan pasti banyak perubahan-perubahan. “Untuk itu, apa
yang diperbuat saat ini kiranya dapat diikuti dengan baik dimana
kita harus membuat atau menyusun eksamplan untuk mempertahankan
opini WTP yang sudah diperoleh. BPK akan terus mengingatkan dan memberikan
bimbingan kepada kita dimana eksemplan yang kita
lakukan harus diupayakan dengan baik di setiap SKPD dan Pemerintah daerah ikut
bertanggungjawab.Rabu, 05 November 2014
SKPD DIMINTA PERSIAPKAN DIRI DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN SAP TAHUN 2015
Aimas,
5 November 2014 – Sesuai dalam amanat Peraturan
Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 yang mengacu kepada laporan keuangan berbasi
akrual maka kita di daerah melalui SKPD yang ada harus mempersiapkan diri dalam
menghadapi SAP (Sistem Akuntansi Pemerintahan) di tahun 2015 mendatang, ujar
Wabup Sorong Suka Hardjono, S.Sos, M.Si di Aimas. “Ketika kita melakukan PP
Nomor 71 Tahun 2010 tersebut maka akan merubah paradigma yang lama
dan pasti banyak perubahan-perubahan. “Untuk itu, apa
yang diperbuat saat ini kiranya dapat diikuti dengan baik dimana
kita harus membuat atau menyusun eksamplan untuk mempertahankan
opini WTP yang sudah diperoleh. BPK akan terus mengingatkan dan memberikan
bimbingan kepada kita dimana eksemplan yang kita
lakukan harus diupayakan dengan baik di setiap SKPD dan Pemerintah daerah ikut
bertanggungjawab.Selasa, 04 November 2014
PEMERINTAH KABUPATEN SORONG TERIMA PENGHARGAAN DARI MENTERI KEUANGAN RI
Aimas,
4 November 2014 - Dalam penyampaian Laporan
Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2014, Pemkab Sorong meraih skor tertinggi dengan meraih peringkat satu, ujar Wakil Bupati Suka Hardjono,
S.Sos, M.Si pada apel pagi yang turut disaksikan oleh seluruh pimpinan SKPD di
halaman Kantor Bupati Aimas. Disamping itu juga Pemkab Sorong mendapat Piagam penghargaan yang diperoleh atas
pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah dinilai
keberhasilan dalam menyusuan dan menyajikan laporan keuangan tahun 2013
dengan capaian standar tertinggi dalam akuntasi dan penyusunan keuangan
pemerintah, ujar Suka Hardjono. Penghargaan langsung diberikan
oleh Menteri Keuangan dalam rapat kerja nasional akuntansi dan pelaporan
keuangan pemerintah tanggal 12 September 2014 di Gedung Dhanapala Kementerian
Keuangan Jakarta.PEMERINTAHAN KAMPUNG DAN KELURAHAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN KHUSUS DARI PRESIDEN JOKOWI
Aimas, 4 November 2014 - Wakil Bupati Sorong Suko Hardjono,
S,Sos.M,Si. Menyampaikan bahwa pada tanggal 15 September lalu, pertemuan bagi
seluruh Bupati se-Indonesia dalam rangka silaturahmi dalam pembangunan
pemerintahan berkelanjutan (Silasmas), digelar di gedung Internasional convention
center Bogor, kata Wakil Bupati. Dalam pertemuan Silasmas tersebut, ada
beberapa hal-hal yang disampaikan terkait hal-hal yang mungkin belum sempat
dilaksanakan oleh Presiden SBY pada masa kepemimpinannya, untuk kiranya kedepan
bisa ditindaklanjuti oleh Presiden Jokowi-JK, dengan harapan besar peraturan-peraturan
pemerintahan yang sudah dikeluarkan bisa diimplementasikan dan bermanfaat dengan
baik, khususnya untuk pengembangan pemerintahan kampung kedepan.
Wakil
Bupati menilai bahwa ini adalah salah satu niat baik Presiden SBY yang dalam
masa 10 tahun pengabdiannya merasa masih banyak kekurangan, sehingga pada
pertemuan itu Presiden SBY menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh
rakyat Indonesia atas adanya kekurangan-kekurangan tersebut, termasuk beberapa
catatan dalam hal pembangunan, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan
ekonomi kemasyarakatan, jelasnya.
Dalam
kesempatan itu juga Menko perekonomian Chairul Tanjung menyampaikan beberapa
hal menyangkut peraturan pemerintah Nomor 97 tahun 2014 tentang perizinan dan
UMKM, bagaimana pun ekonomi kedepan mulai kalangan menengah kebawah akan
memberdayakan dan memberikan dampak positif pada ketenagakerjaan, hal ini
tentunya menjadi satu program yang sangat luar biasa yang bisa memberi satu
nilai tambah karena dapat meringankan tanggungjawab pemerintah dalam menyiapkan
lapangan pekerjaan, beber Wakil Bupati.
KEMENDAGRI GELAR BIMTEK BAGI SEKERTARIS KAMPUNG DI LINGKUNGAN PEMKAB SORONG, RAJA AMPAT DAN SORONG SELATAN
Aimas, 4 November 2014 -
Kegiatan Bimbingan teknis (Bimtek) bagi sekretaris kampung dilingkungan
pemerintahan Kabupaten Sorong, Raja Ampat dan Kabupaten Sorong Selatan, dibuka secara
resmi oleh Wakil Bupati Sorong, Suko Hardjono, S,Sos.M,Si. Selasa (04/11)
Dihotel Mariat Kota Sorong. Kegiatan
ini dikhususkan bagi seluruh penyelenggara pemerintahan desa dalam rangka
pemantapan tugas pokok masing-masing (Tupoksi) sekretaris desa pegawai negeri
sipil (PNS) di 7 Regional tahun anggaran 2014, digelar oleh Kementerian dalam
negeri melalui direktur pemerintahan desa kelurahan Ditjen PMD Kemendagri,
difasilitasi oleh bagian pembinaan Otonomi kampung Setda provinsi Papua Barat. Dalam
sambutan Bupati Sorong yang dibacakan oleh Wakil Bupati menyampaikan bahwa,
pada hakekatnya pembangunan dilaksanakan untuk mengupayakan perubahan hidup
masyarakat dari kondisi yang baik menjadi lebih baik, maju dan sejahtera, namun
tujuan pembangunan sering kali tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, karena
terkadang hasil nya berdampak negatif bagi masyarakat, walaupun harus diakui
bahwa pembangunan banyak memberikan
kontribusi positif bagi masyarakat.Senin, 03 November 2014
Disnakertrans Kabupaten Sorong Gelar Bimtek Peningkatan Kinerja Organisasi
Senin, 3 November 2014 –
Dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan kepada publik di bidang
ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sorong menggelar
bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kinerja organisasi. Kepala Dinas tenaga Kerja dan
Transmigrasi Hermanus Rumwaropen, SH, MH mengatakan bahwa mari kita sama-sama
harus berkomitmen untuk melakukan berbagai hal pelayanan dengan program
yang akan dijalankan, ujarnya di Aimas.
“Melalui bimtek ini, diharapkan
sedikit demi sedikit bagaimana kita bisa merubah pola pikir terkait tugas
dan pelayanan kita ke arah yang lebih baik,”ajaknya. Selanjutnya, terkait hal itu dari
Bagian Organisasi Setda yang akan menyajikan materi tentang SOP (standar
operasional dan pelayanan), dimana apa manfaatnya serta siapa yang akan
dilaksanakan termasuk dalam pengawasannya. Hal itu sangat perlu untuk kita
lakukan pada waktu yang akan datang.
Langganan:
Postingan (Atom)
